Banjarbaru kemenag BJB - Menjelang pergantian tahun 2025, koordinasi lintas sektor Pemerintah Kota Banjarbaru kembali diperkuat. Rapat kecil namun strategis digelar di ruang kerja Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru pada Kamis, (4/12). Pertemuan ini menghadirkan Kepala Kesbangpol Kota Banjarbaru, H. Hidayaturrahman, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rizana Mirza, untuk membahas agenda akhir tahun sekaligus memperdalam sinergi antara tiga unsur pemerintahan tersebut.
Pertemuan berlangsung hangat, intensif, dan penuh penegasan mengenai pentingnya harmoni sosial serta stabilitas wilayah menjelang masuknya tahun baru.
Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, menegaskan bahwa koordinasi ini menjadi ruang krusial untuk memastikan seluruh program lintas sektor tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan walikota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby.
“Menjelang tutup tahun, kita tidak hanya mengevaluasi, tetapi memastikan sinergi Kemenag bersama Kesbangpol dan Asisten I tetap solid. Kita ingin Banjarbaru memasuki tahun baru dengan kondisi sosial yang stabil, kerukunan yang kuat, dan kerjasama antarinstansi yang semakin matang,” ujar Mukhlis.
Ia menambahkan bahwa peran Kemenag tidak hanya pada aspek keagamaan, tetapi juga penjaga harmoni, stabilisator sosial, dan mitra strategis pemerintah kota dalam menciptakan ruang masyarakat yang aman, rukun, dan kondusif.
“Kerukunan itu bukan hanya agenda Kemenag, melainkan kerja bersama. Karena itu, komunikasi lintas sektor seperti ini harus terus berlanjut,” tegas Mukhlis Ridhani.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Riza Namirza, memberikan apresiasi atas ruang koordinasi yang dibuka oleh Kemenag. Ia menilai Kemenag adalah mitra vital pemerintah kota, terutama dalam menjaga harmoni dan kesejahteraan masyarakat.
“Kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Kemenag bukan kerja seremonial. Ini kerja strategis. Kita ingin setiap agenda jelang tutup tahun berjalan tertib, damai, dan memberi rasa aman bagi warga Banjarbaru. Kemenag punya posisi penting dalam itu, dan kami sangat mendukung penguatan-penguatan seperti hari ini,” ungkap Riza.
Ia menegaskan bahwa pemerintah kota melalui Asisten I akan terus menjaga keterhubungan dengan Kemenag, terutama dalam isu-isu penguatan kerukunan, koordinasi sosial, dan kesiapan menghadapi dinamika masyarakat jelang tahun baru.
Kepala Kesbangpol Kota Banjarbaru, H. Hidayaturrahman, yang sebelumnya juga merupakan mantan Kepala Satpol PP, menekankan bahwa sinergi Kesbangpol dan Kemenag harus terus berjalan sebagai bagian dari stabilitas daerah.
“Memasuki akhir tahun, suhu sosial biasanya meningkat. Justru di titik itulah Kesbangpol dan Kemenag harus bergerak saling menguatkan. Kita fokus pada penguatan kerukunan umat beragama, pemeliharaan harmoni, dan memastikan masyarakat Banjarbaru menyambut tahun baru dengan rasa aman dan nyaman,” tutur Hidayaturrahman.
Ia menambahkan bahwa Kesbangpol melihat Kemenag sebagai garda terdepan dalam isu kerukunan dan dialog sosial, sehingga koordinasi jelang akhir tahun seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan.
Rapat kecil itu mungkin singkat, tetapi bobot strategisnya kuat: Banjarbaru memastikan dirinya memasuki tahun baru dengan persiapan matang, kolaborasi kokoh, dan kesadaran penuh bahwa kerukunan adalah fondasi terbaik bagi masa depan kota Banjarbaru. diy
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin








